United Teenagers of Science Two ~ Welcome to The Amazing Unesco Blog

Sunday, March 31, 2013

Tari Ndolalak (Folk Dance) dari Purworejo

   

Amazing Unesco Reader,

kini kami akan membagikan posting mengenai tari Ndolalak yang merupakan tari khas dari daerah kami.ingin tahu mengenai tari ndolalak let's check it out.    

    Tari Ndolalak merupaka tari tradisional dari daerah purworejo yang konon bermula dari peniruan dari beberapa penggembala terhadap gerakan tarian dansa serdadu belanda.
    Penamaan Ndolalak dari notasi dominannya notasi nada do-la-la yang dinyanyikan oleh serdadu Belanda untuk tarian dansa mereka.Ketika pertama kali tercipta, tarian Ndolalak tidak diiringi dengan peralatan instrumen musik, namun menggunakan nyanyian yang dilagukan oleh para pengiringnya. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, tarian Ndolalak sekarang sudah diringi dengan musik modern, seperti keyboard.Lagu-lagu yang dicipta kebanyakan bernuansakan romantis bahkan ada yang erotis. Nyanyian tersebut dinyanyikan silih berganti atau terkadang secara koor bersama. Dalam perkembangannya, iringan musik tarian Ndolalak menggunakan instrumen musik jidur, terbang, kecer, dan kendang. Sedang untuk iringan nyanyian menggunakan syair-syair dan pantun berisi tuntunan dan nasihat. Isi syair dan pantun yang diciptakan merupakan campuran dari bahasa Jawa dan bahasa Indonesia sederhana. Untuk kostumnya, penari Ndolalak mengenakan layaknya pakaian serdadu Belanda, yaitu pakaian lengan panjang hitam dengan pangkat di pundaknya, topi pet, dan kacamata hitam. Tarian Ndolalak semula ditarikan oleh para penari pria. Namun dalam perkembangannya, sejak tahun 1976 Ndolalak ditarikan oleh penari wanita. Kini hampir di tiap grup Ndolalak di Purworejo semua penarinya adalah wanita. Jarang sekali kini ditemui ada grup Ndolalak dengan penari pria.
    Menurut budayawan ditemukan beberapa perbedaaan karakter pembawaannya sesuai dengan kelompok usia dan perkembangan zaman yang tetap berakar pada tradisi yang kental. Kesenian tari Ndolalak tumbuh dan berkembang dengan pesat di desa Kaliharjo, Kec. Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Daerah ini merupakan pusat perkembangan seni tari Ndolalak karena secara turun-temurun, anak-beranak penduduk Kaliharjo tetap mencintai dan menjaga kelestariannya. Hingga kini di desa Kaliharjo kehidupan berkesenian kaum tua, dewasa, remaja, dan anak-anak tidak dapat dipisahkan dari Ndolalak.

~terimakasih telah membaca postingan kami.. insya allah jika ada tambahan mengenai postingan ini akan segera diupdate, sekian ~

4 komentar: